Mengapa Lantai Tetap Kotor Setelah Dipel?

Konstruksi & Material Bangunan ยท 5 menit baca

Mengapa Lantai Tetap Kotor Setelah Dipel?
Source: pel lantai
Pahlawan Bumi
2025-06-12

Sobat Reclea Brick, kamu pernah nggak sih merasa lantai rumah tetap kelihatan kotor atau lengket walau sudah dipel berkali-kali? Padahal udah capek-capek nyapu dan ngepel, tapi hasilnya masih jauh dari harapan. 

Hal ini tentu saja membuat siapapun bakal merasa kesal banget.

Yuk kita bahas kenapa itu bisa terjadi dan gimana cara mengatasinya disini!

1. Alat Pel Kotor atau Jarang Diganti

kain pel yang sedang digunakan dan kotor

Tahukah kamu bahwa alat pel yang jarang dicuci atau sudah terlalu lama digunakan bisa jadi penyebab utama lantai nggak bersih. Sisa kotoran yang menumpuk di kepala pel justru akan menyebarkan kotoran ke seluruh lantai saat digunakan. Pastikan kamu rutin mencuci dan mengganti kepala pel ya.

2. Air Pel Terlalu Kotor

air bilas kain pel

Kalau kamu pakai satu ember air untuk seluruh rumah, bisa dipastikan airnya akan kotor di tengah jalan. Akibatnya lantai yang awalnya bersih malah jadi kusam dan lengket. Coba deh ganti air pel tiap kali selesai membersihkan satu ruangan.

3. Salah Pilih Cairan Pembersih

foto berbagai cairan pembersih tanpa label

Tidak semua cairan pembersih cocok untuk semua jenis lantai. Misalnya, lantai keramik dan lantai kayu punya kebutuhan yang berbeda. Penggunaan cairan yang tidak sesuai bisa meninggalkan residu atau bahkan merusak permukaan lantai. Baca label dan petunjuk penggunaan setiap produk ya.

4. Tidak Menyapu dengan Sempurna Sebelumnya

sapu yang sedang digunakan untuk membersihkan debu

Menyapu sebelum mengepel itu penting banget. Kalau lantai belum benar-benar bebas dari debu dan remahan kotoran, maka proses ngepel hanya akan menyebarkan kotoran ke mana-mana. Jadi pastikan lantai udah bersih sebelum kamu mulai ngepel.

5. Teknik Mengepel yang Kurang Efektif

cara mengepel lantai dengan baik

Beberapa orang hanya menyeka lantai tanpa memberi tekanan atau tanpa arah pel yang teratur. Hasilnya dapat dipastikan kalau kotoran nggak benar-benar terangkat. Kamu bisa menggunakan gerakan maju-mundur atau membentuk pola S agar kotoran lebih mudah terangkat.



CopyRight © 2026 Recleabrick. All Rights Reserved designed by Ninjafly.id