Apa Itu Bekisting? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Apa Itu Bekisting? Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya
Source: bekisting
Pahlawan Bumi
2024-11-29

Hai sobat Reclea Brick. Kalau kamu sedang atau akan membuat bangunan, ada satu istilah yang pasti sering banget kamu dengar, yaitu bekisting. Istilah tersebut masih terdengar asing bagi banyak orang. Buat yang belum tahu atau masih penasaran apa itu bekisting, yuk kita bahas bareng-bareng supaya makin banyak ilmu. Siapa tahu info ini bisa jadi bekal untuk proyek-proyek masa depanmu.

Pengertian Bekisting

Bekisting adalah cetakan sementara yang digunakan untuk membentuk beton segar agar memiliki bentuk sesuai dengan desain yang diinginkan. Setelah beton mengeras dan cukup kuat, bekisting ini akan dilepas atau dibongkar.

Bayangkan saat membuat agar-agar. Kamu butuh cetakan agar hasilnya berbentuk hati, kotak, atau bintang kan? Nah, prinsip bekisting mirip seperti itu, hanya saja digunakan untuk beton yang beratnya luar biasa dan harus kuat menahan beban besar.

Fungsi Bekisting

Setelah tau pengertiannya, mari kita bahas fungsi bekisting. Jadi, apa sih fungsi utama bekisting? Ini dia beberapa fungsi bekisting yang wajib kamu tau.:

1. Membentuk Struktur Beton

Bekisting adalah kunci utama untuk memberikan bentuk pada beton, seperti kolom, balok, dinding, ataupun lantai. Bentuk yang ditata rapi dan presisi akan memengaruhi kekuatan dan nilai bangunan.

2. Menahan Beban Beton

Saat beton baru dituangkan, kondisinya masih cair dan berat.Nah, bekisting ini membantu menahan beban hingga beton mengeras dan dapat berdiri sendiri.

3. Memberikan Keamanan dalam Proses Pembangunan

Karena beton memiliki beban besar, bekisting yang ditata secara tepat akan memastikan bahwa proses pengecoran berjalan aman tanpa risiko beton tumpah atau runtuh.

Jenis-Jenis Bekisting

Nah, bagi yang belum tahu, bekisting ini ternyata ada banyak jenisnya loh. Setiap jenis punya fungsi dan kelebihan masing-masing. Yuk, kita kenalan dengan beberapa jenis bekisting yang paling sering digunakan dalam dunia pertukangan.

1. Bekisting Kayu

Kelebihan:

Bekisting kayu adalah jenis yang paling sering digunakan karena mudah dibentuk dan fleksibel. Materialnya mudah didapat dan cocok untuk proyek kecil seperti rumah atau bentuk yang rumit.

Kekurangan:

Sayangnya, bekisting kayu kurang tahan lama, hanya bisa digunakan beberapa kali sebelum rusak.

2. Bekisting Baja

Kelebihan:

Bekisting ini sangat kuat, tahan lama, dan cocok untuk proyek besar. Selain itu hasil akhirnya biasanya lebih presisi.

Kekurangan:

Biaya awalnya lebih mahal, dan lebih berat dibanding bekisting kayu, jadi memerlukan alat tambahan untuk pemasangan.

3. Bekisting Plastik

Kelebihan:

Ringan, tahan air, dan mudah dibersihkan. Cocok untuk proyek-proyek yang ingin menghemat waktu.

Kekurangan:

Kurang fleksibel untuk bentuk yang rumit.

4. Bekisting Aluminium

Kelebihan:

Material ini ringan tapi kuat, membuatnya lebih mudah dipasang dibanding baja. Umur pemakaiannya juga cukup panjang.

Kekurangan:

Harganya relatif mahal untuk proyek skala kecil.

5.Bekisting Permanen (Stay-in-Place)

Kelebihan:

Tidak perlu dibongkar karena langsung menjadi bagian dari struktur bangunan. Biasanya digunakan untuk proyek-proyek khusus seperti jembatan.

Kekurangan:

Biayanya lebih tinggi dibanding bekisting konvensional.

Proses Pemasangan Bekisting

Oke sekarang kita akan membahas mengenai pemasangan bekisting. Memasang bekisting itu nggak bisa asal-asalan loh guys. Ada beberapa tahap penting yang harus dilakukan. Yuk kita bahas:

-Persiapan Area

Pastikan area kerja bersih untuk memaksimalkan hasil pekerjaan..

-Pemasangan Struktur Penopang

Setelah area bekisting dirasa tepat. Saatnya memasang struktur penopang bekisting. Struktur ini harus kuat untuk menahan tekanan beton yang akan dimuat kedalam bekisting.

-Pengecekan Kestabilan

Sebelum menuangkan beton, pastikan bekisting sudah stabil, kuat, dan tidak bergeser.

-Tuang Beton

Tahap ini yang menjadi tujuan utama pemasangan bekisting, yaitu menuangkan beton yang telah diaduk ke dalam bekisting. Setelah dituang, beton juga perlu diratakan agar tidak mengendap udara didalamnya. Para tukang biasanya akan menggunakan vibrator untuk meratakan beton didalam bekisting.

-Pembongkaran

Setelah proses tadi selesai, sampailah kita pada hasil akhir yang ditunggu-tunggu. Yaitu pembongkaran bekisting. Setelah beton cukup keras, bekisting bisa dilepas dengan hati-hati agar tidak merusak permukaan beton.

 

Jadi gimana sobat Reclea Brick? Sudah paham kan apa itu bekisting?

Bekisting menjadi elemen penting dalam dunia pembangunan yang bertugas membentuk beton agar sesuai desain dan memberikan keamanan selama proses pengecoran. Ada berbagai jenis bekisting yang bisa kamu pilih, mulai dari kayu, baja, hingga plastik, tergantung kebutuhan proyekmu.

 


Tipe-Tipe Rumah Terbaik yang Tepat untuk Rumah Pertama Kamu

Di Indonesia, ada beberapa tipe rumah yang paling populer dan sering dijadikan pilihan untuk rumah pertama. Masing-masing tipe punya kelebihan dan karakteristik yang berbeda.

Yuk, kita bahas satu per satu.

1. Rumah Tipe 36

Rumah tipe 36 merupakan tipe rumah yang paling umum dijadikan rumah pertama. Dengan luas bangunan sekitar 36 m², tipe ini biasanya terdiri dari dua kamar tidur, satu kamar mandi, ruang tamu, dan dapur sederhana.

Tipe 36 cocok untuk pasangan muda, keluarga kecil, ataupun sebagai rumah pertama dengan budget terbatas bagi yang belum berkeluarga. Tipe rumah ini sangat banyak dijadikan KPR agar banyak orang bisa memiliki rumah pertamanya.

Dengan desain yang tepat, rumah tipe 36 tetap bisa terasa nyaman, rapi, mewah, dan tahan lama.

2. Rumah Tipe 42

Rumah tipe 42 menawarkan sedikit ruang tambahan dibanding tipe 36. Luas bangunan yang lebih besar membuat penataan ruangan lebih fleksibel.

Biasanya rumah tipe 42 memiliki ruang keluarga yang lebih lega, dua kamar tidur dengan ukuran lebih nyaman, halaman yang cukup untuk dikreasikan oleh pemilik rumah, dan tentunya ukuran ini sudah sangat ideal untuk ditempati.

Tipe ini cocok untuk kamu yang ingin rumah pertama terasa lebih lapang tanpa harus langsung memilih rumah besar.

3. Rumah Tipe 56

Rumah tipe 56 sudah masuk kategori rumah menengah dan sangat ideal untuk keluarga yang mulai berkembang, apalagi jika memiliki anak-anak yang sudah beranjak remaja.

Keunggulan rumah tipe 56 antara lain yaitu tata ruang lebih leluasa karena ukuran yang lebih luas. Rumah tipe ini juga bisa memiliki 2–3 kamar tidur.

Dengan struktur bangunan yang baik dan material yang kuat, rumah tipe 56 dapat memberikan kenyamanan dan ketahanan jangka panjang.

4. Rumah Tipe 72

Rumah tipe 72 sering dianggap sebagai rumah ideal untuk keluarga mapan. Luas bangunan yang besar memungkinkan desain lebih fleksibel dan estetis.

Tipe 72 biasanya memiliki ruang keluarga yang luas, beberapa kamar tidur(2-4 kamar). Sirkulasi udara dan pencahayaan lebih optimal untuk rumah ini karena luasnya ruang dapat memberi banyak celah cahaya masuk.

Tipe rumah ini cocok untuk kamu yang ingin langsung membangun rumah pertama sekaligus rumah jangka panjang.

Apa Pun Tipenya, Material Tetap Jadi Kunci

Besar atau kecilnya tipe rumah, kekuatan dan kenyamanan tetap ditentukan oleh kualitas material bangunan. Salah satu elemen penting adalah material dinding.

Menggunakan material dinding yang kuat, teruji, membuat bangunan lebih sejuk, dan sudah SNI seperti Bata Hitam Premium Reclea Brick akan membuat rumah lebih kokoh, lebih sejuk, dan minim perawatan. Selain itu, bata hitam premium ini juga ramah lingkungan dan telah memiliki sertifikat Green Label.

Memilih tipe rumah pertama sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, rencana jangka panjang, dan kemampuan finansial. Mulai dari tipe 36 hingga tipe 72, semuanya bisa menjadi rumah yang nyaman jika dibangun dengan perencanaan dan material yang tepat.

Karena rumah pertama bukan sekadar tempat tinggal, tetapi fondasi awal untuk masa depan yang lebih baik.

Pahlawan Bumi
2025-12-27
Seberapa Pentingkah Batu Bata untuk Bangun Rumah?

Pernah nggak kamu berdiri di dalam rumah sendiri dan merasa ada yang kurang nyaman? Entah itu ruangan terasa panas, dinding mudah lembap, atau retakan kecil mulai muncul tanpa sebab yang jelas. Padahal desain rumah terlihat bagus dan pembangunannya terasa rapi.

Sering kali, sumber dari masalah ini bukan ada pada desain, cat atau furnitur, melainkan pada material dasar yang jarang disadari perannya yaitu BATU BATA.

Sobat Reclea Brick, batu bata bukanlah sekadar penyusun dinding. Ia adalah pelindung utama rumah dari panas matahari, hujan, dan perubahan cuaca. Kualitas batu bata sangat memengaruhi kekuatan struktur rumah, kenyamanan suhu ruangan, hingga usia bangunan. Jika bata yang digunakan memiliki kualitas yang tidak teruji seperti contohnya ukuran yang tidak seragam, pori besar, dan daya serap air tinggi, maka dapat dipastikan dinding akan lebih mudah lembap, plesteran cepat rusak, dan munculnya retakan pun tak terhindarkan.

Inilah sebabnya memilih batu bata berkualitas sejak awal menjadi investasi jangka panjang. Batu bata yang baik memiliki bentuk seragam, bata terasa padat, setiap siku presisi, serta dapat membuat bangunan lebih sejuk. Salah satu material yang dirancang untuk menjawab kebutuhan ini adalah Bata Hitam Premium Reclea Brick. Bata ini lebih besar, lebih kuat, stabil, dan membantu dinding tetap kokoh serta ramah lingkungan juga loh sob.

Selain kuat, pemilihan batu bata juga sangat berkaitan dengan tanggung jawab kita terhadap lingkungan. Tidak sedikit proses pembuatan batu bata merah konvensional yang berdampak pada kerusakan alam seperti pengundulan bukit dan tambang tanah. Bata Hitam Premium Reclea Brick hadir sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan dan telah memiliki sertifikat Green Label, sehingga membangun rumah sudah dipastikan tidak mengorbankan alam sekitar kita.

Pada akhirnya, batu bata mungkin tidak terlihat setelah rumah selesai dibangun, ia tertutup plester dan cat. Namun perannya akan terasa setiap hari. Rumah menjadi lebih sejuk, dinding lebih tahan lama, dan masalah datang lebih jarang. Karena rumah yang nyaman dan kuat selalu dimulai dari keputusan kecil yang tepat sejak awal seperti memilih batu bata yang benar.

Pahlawan Bumi
2025-12-27
Jenis-Jenis Beton untuk Pembangunan Rumah

Dalam pembangunan rumah, beton menjadi salah satu material utama yang berperan besar terhadap kekuatan dan ketahanan struktur bangunan.

Namun tahukah kamu, tidak semua beton memiliki fungsi yang sama. Setiap jenis beton dirancang untuk kebutuhan tertentu, mulai dari pondasi hingga bagian-bagian struktural lain dan juga finishing.

Memahami jenis-jenis beton akan membantu kamu memilih material yang tepat, sehingga rumah atau bangunan kamu pasti dibangun dengan tepat.

1. Beton Normal

Beton normal merupakan jenis beton yang paling umum digunakan dalam pembangunan rumah. Beton ini terdiri dari campuran semen, pasir, kerikil, dan air dengan komposisi standar.

Biasanya beton normal digunakan untuk pondasi rumah, kolom dan balok, dan juga pelat lantai

Beton normal memiliki kekuatan tekan yang cukup baik untuk bangunan rumah tinggal satu hingga dua lantai.

2. Beton Bertulang

Beton bertulang adalah beton yang dipadukan dengan tulangan besi di dalamnya. Kombinasi ini membuat beton mampu menahan gaya tekan dan tarik secara bersamaan.

Jenis beton ini sangat penting untuk:

  • Struktur kolom
  • Balok
  • Ring Balok
  • Penggunaan besi tulangan berstandar SNI sangat disarankan agar struktur bangunan benar-benar kokoh dan aman. kamu juga wajib mengkonsultasikan dengan ahli bangunan untuk menetapkan berapa ukuran tulangan besi yang tepat digunakan.

    3. Beton Pracetak (Precast)

    Beton pracetak adalah beton yang dicetak terlebih dahulu di pabrik, kemudian dikirim ke lokasi proyek dalam bentuk jadi.

    Keunggulannya beton pracetak memiliki kualitas lebih terkontrol, pengerjaan lebih cepat, ukuran presisi dan lebih baik.

    Beton jenis ini sering digunakan untuk pagar, panel dinding, balok, hingga elemen struktural tertentu.

    4. Beton Readymix

    Beton readymix merupakan beton siap pakai yang diproduksi di batching plant dan dikirim langsung ke lokasi proyek menggunakan truk mixer.

    Beton ini memiliki kelebihan mutu beton lebih konsisten dan dapat menghemat waktu kerja.

    Beton readymix banyak digunakan untuk pondasi, lantai, dan struktur utama rumah modern. Beton ini biasanya digunakan dalam proyek berskala besar.

    5. Beton Ringan

    Beton ringan memiliki berat jenis lebih rendah dibanding beton normal. Biasanya beton ini menggunakan agregat ringan atau bahan tambahan tertentu.

    Beton ringan sering digunakan untuk:

  • Panel dinding
  • Lantai non-struktural
  • Penggunaan beton ringan membantu mengurangi beban struktur, terutama pada bangunan bertingkat.

    Beton Kuat Perlu Didukung Material Dinding Berkualitas

    Beton yang kuat perlu didukung oleh material dinding yang sama-sama berkualitas. Struktur yang kokoh akan semakin optimal jika dipadukan dengan material dinding yang terbukti kuat, padat, dan presisi.

    Salah satu material dinding yang terbukti kuat dan tahan lama adalah Bata Hitam Premium Reclea Brick. Bata ini memiliki struktur padat, pori kecil, dan daya serap air rendah, sehingga mendukung kekuatan struktur beton tertentu secara keseluruhan.

    Selain itu, Bata Hitam Premium Reclea Brick juga ramah lingkungan dan telah memiliki sertifikat Green Label, menjadikannya pilihan tepat untuk pembangunan rumah yang kuat sekaligus bertanggung jawab terhadap alam.

    Pahlawan Bumi
    2025-12-26
    Apa Saja Kelebihan Batu Bata Ramah Lingkungan?

    Seiring meningkatnya kesadaran akan lingkungan, orang-orang semakin sadar untuk menggunakan berbagai produk yang ramah lingkungan. Demi keberlanjutan alam, produk ramah lingkungan sangat berkontribusi aktif menjaga dan memperbaiki dampak lingkungan dari produk sehari-hari yang digunakan manusia.

    Material bangunan pun ikut berpartisipasi dalam hal ini, karena material bangunan adalah salah satu material yang selalu digunakan oleh manusia. Kini pemilihannya tidak lagi hanya soal murah atau yang penting ada. Banyak orang mulai bertanya apakah material yang kita gunakan aman untuk alam dan sehat untuk penghuni rumah?

    Dan menariknya, di sinilah batu bata ramah lingkungan mulai mendapat atensi lebih sebagai material utama bangunan. Bukan sekadar tren,  bata ramah lingkungan menjadi solusi nyata untuk pembangunan yang lebih bertanggung jawab.

    Mari kita bedah apa saja kelebihan batu bata ramah lingkungan di artikel ini.

    1. Tidak Merusak Alam dan Lingkungan Sekitar

    Salah satu kelebihan utama batu bata ramah lingkungan adalah proses produksinya yang tidak merusak alam. Sesuai dengan slogannya, bata ini diproduksi dengan teknologi terbaru seperti teknologi-teknologi tinggi dari negara maju. Berbeda dengan bata merah konvensional yang berasal dari pengerukan tanah liat secara masif, bata ramah lingkungan diproduksi dengan pendekatan yang lebih bijak terhadap sumber bahan baku.

    Artinya, penggunaan material ini membantu mengurangi penggundulan bukit, hutan, kerusakan lahan, serta menjaga keseimbangan ekosistem.

    2. Lebih Sehat untuk Penghuni Rumah

    Material dinding dapat berpengaruh langsung pada kondisi rumah. Batu bata ramah lingkungan umumnya memiliki struktur lebih padat dan pori lebih kecil, sehingga tidak mudah menyerap air.

    Hasilnya, dinding lebih kering, minim lembab, dan tidak mudah berjamur. Kondisi ini tentu lebih sehat bagi penghuni rumah, terutama untuk anak-anak dan lansia.

    3. Bangunan Lebih Sejuk dan Nyaman

    Batu bata ramah lingkungan dirancang untuk memiliki stabilitas termal yang lebih baik. Panas dari luar tidak mudah masuk dan tersimpan di dinding seperti batu bata merah konvensional lainnya.

    Inilah sebabnya rumah yang menggunakan material ini cenderung terasa lebih sejuk dan nyaman, bahkan tanpa penggunaan pendingin ruangan berlebihan.

    4. Kuat, Stabil, dan Tahan Lama

    Selain ramah lingkungan, kualitas tetap menjadi faktor utama. Batu bata ramah lingkungan yang baik memiliki struktur padat dan ukuran yang presisi. Bahkan untuk kekuatannya sendiri, bata ramah lingkungan sudah dilakukan uji di laboratorium dan menghasilkan hasil uji yang lebih baik dibandingkan batu bata merah konvensional. Salah satu bata ramah lingkungan yang unggul dan sudah teruji yaitu Bata Hitam Premium Reclea Brick.

    Dengan bata yang kuat dan ukuran bata yang presisi, kita akan membuat susunan dinding lebih rapi, plesteran menempel lebih kuat, dan risiko retak dapat diminimalkan. Dalam jangka panjang, bangunan menjadi lebih awet dan minim perawatan.

    5. Mengurangi Kebutuhan Renovasi

    Bangunan yang cepat rusak akan membutuhkan perbaikan dan renovasi berkali-kali. Setiap renovasi berarti penggunaan material baru, energi, dan biaya tambahan.

    Dengan menggunakan batu bata ramah lingkungan yang tahan lama, kebutuhan renovasi bisa ditekan. Ini bukan hanya menghemat biaya, tetapi juga mengurangi dampak lingkungan secara keseluruhan.

    6. Sudah Memiliki Sertifikasi Lingkungan

    Batu bata ramah lingkungan yang kredibel biasanya telah melalui proses sertifikasi. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa material tersebut memenuhi standar keberlanjutan. Salah satu contohnya seperti  Bata Hitam Premium Reclea Brick yang telah memperoleh sertifikat Green Label, menandakan bahwa produk ini aman, bertanggung jawab, dan ramah lingkungan.

    7. Contoh Batu Bata Ramah Lingkungan Berkualitas Tinggi

    Bata Hitam Premium Reclea Brick menjadi salah satu contoh nyata batu bata ramah lingkungan yang menggabungkan kekuatan, kenyamanan, dan kepedulian terhadap alam.

    Di kota Medan, Sumatera Utara, Bata hitam ini sudah sangat populer dan banyak digunakan oleh berbagai proyek pembangunan. Mulai dari rumah, cluster perumahan, hingga bangunan-bangunan besar di kota Medan.

    Dengan strukturnya yang lebih besar, lebih padat, lebih kuat, lebih kokoh,  pori kecil, daya serap air rendah, serta ukurannya presisi, bata hitam premium ini membuat bangunan lebih kuat, lebih kokoh, lebih sejuk, dan lebih awet. Proses produksinya pun dirancang tanpa merusak alam.

    Bata hitam premium ini juga sangat aesthetik jika ingin dijadikan bata ekspos. Warna hitam alaminya memberi kesan elegan dan mewah.

    Menggunakan batu bata ramah lingkungan bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga soal menjaga masa depan.

    Dengan memilih material seperti Bata Hitam Premium Reclea Brick, kamu tidak hanya mendapatkan bangunan yang kokoh dan nyaman, tetapi juga ikut berkontribusi menjaga alam agar tetap lestari.

    Karena rumah yang baik bukan hanya melindungi penghuninya, tetapi juga tidak merusak bumi tempat kita tinggal.

    Bersama Bata Hitam Premium Reclea Brick, BERANI BERUBAH MENJADI LEBIH BAIK 💪

    Pahlawan Bumi
    2025-12-25

    CopyRight © 2025 Recleabrick. All Rights Reserved designed by Ninjafly.id