Kalau ngomongin bangun rumah, kebanyakan orang langsung fokus ke desainnya, tampilan, ataupun hasil akhir. kalau kita ingin lebih baik, hal yang perlu diperhatikan adalah material untuk rumah tersebut. Apa saja bahan yang digunakan baik dari pondasi, semen, batu bata, cat, hingga kelistrikannya.
Yang paling menonjol dari rumah adalah dindingnya. Dinding bukan cuma sekadar pembatas ruangan. Dinding adalah elemen utama yang mempengaruhi tampilan, kekuatan, kenyamanan, hingga ketahanan rumah dalam jangka panjang. Jadi, kalau dari awal ada kejadian salah pilih material, dampaknya bisa terasa terus-menerus selama rumah digunakan.
Salah satu fungsi utama dinding adalah sebagai penopang beban dan pelindung dari berbagai kondisi luar. Dinding yang menggunakan material berkualitas akan lebih kuat menahan tekanan, tidak mudah retak, dan mampu bertahan dalam berbagai perubahan cuaca. Sebaliknya, material yang kurang baik bisa membuat dinding cepat rusak, bahkan dalam waktu yang relatif singkat.
Selain kekuatan, material dinding juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan di dalam rumah. Pernah merasa ada rumah yang terasa panas, sementara rumah lain lebih sejuk padahal cuacanya sama? Salah satu penyebabnya adalah jenis material dinding yang digunakan.
Material batu bata sebagai pembentuk dinding sangat berpengaruh mengatur suhu ruangan. Kamu harus tau kalau ada material batu bata yang sudah teruji di laboratorium dapat membuat ruangan lebih sejuk 25%. Batu bata ini bisa dibilang hebat banget bisa buat suhu di dalam ruangan jadi lebih stabil dan nyaman untuk ditinggali. Ini penting banget, terutama di daerah dengan iklim tropis seperti Indonesia.
Tidak hanya itu, material dinding juga berpengaruh terhadap kemampuan meredam suara. Dinding yang terlalu tipis atau memiliki banyak celah akan lebih mudah ditembus suara dari luar.
Dari sisi pekerjaan, pemilihan material juga berpengaruh pada biaya. Material seperti batu bata merah konvensional biasanya membutuhkan lebih banyak semen dan waktu pengerjaan lebih lama akibat ukuran yang tidak seragam dan presisi.
Material dengan ukuran yang seragam dan presisi akan memudahkan proses pemasangan. Hasilnyapun lebih rapi, penggunaan semen lebih hemat, dan waktu pengerjaan bisa lebih cepat.
Di sinilah pentingnya mulai mempertimbangkan material dinding yang sudah teruji lebih kuat dan lebih hemat. Salah satu contohnya adalah Bata Hitam Premium Reclea Brick®. Material ini memiliki ukuran yang lebih besar, lebih presisi, lebih hemat penggunaan semen, dan mampu menghasilkan dinding yang lebih kuat serta rapi.
Dengan keunggulan lain yaitu tidak perlu disiram saat akan diplester, plesteran bisa menempel lebih maksimal dan tidak mudah retak. Selain itu, penggunaan semen juga bisa lebih hemat karena spesi semen yang dibutuhkan hanya 0,5 cm.
Bukan cuma soal kekuatan, material bata hitam premium seperti ini juga membantu meningkatkan kenyamanan rumah, baik dari segi suhu maupun kekedapan suara. Jadi, kamu tidak hanya mendapatkan bangunan yang kokoh, tapi juga hunian yang lebih nyaman untuk ditinggali.
Dinding adalah fondasi kenyamanan dan kekuatan rumah yang sering tidak disadari. Jadi, sebelum mulai membangun, pastikan kamu tidak salah dalam memilih material dinding. Karena keputusan di awal ini akan menentukan kualitas rumahmu untuk bertahun-tahun ke depan.