Fly ash semakin sering digunakan sebagai bahan baku material terkini karena dinilai lebih efisien, ramah lingkungan, dan memiliki kekuatan yang baik. Apalagi kini ada program pemerintah Indonesia yaitu Gentengnisasi yang akan membuat genteng dari limbah batu bara tersebut.
Namun, banyak orang bertanya‑tanya, apakah fly ash berbahaya bagi kesehatan jika dijadikan material bangunan?
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu melihat fakta berdasarkan penelitian ilmiah dan hasil uji laboratorium.
Apa Itu Fly Ash?
Fly ash adalah abu halus hasil pembakaran batu bara di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Material ini mengandung partikel mineral seperti silika, alumina, dan kalsium, yang memiliki sifat pozzolanik (bereaksi dengan semen) sehingga dapat digunakan sebagai bahan konstruksi.
Karena sifatnya tersebut, fly ash sering dimanfaatkan untuk membuat Batu bata modern, Beton, Batako dan blok bangunan, serta material konstruksi lainnya.
Penggunaan fly ash juga membantu mengurangi limbah industri dan mendukung konsep berkelanjutan.
Hasil Penelitian Fly Ash Batu Bara
Berbagai penelitian laboratorium menunjukkan bahwa fly ash yang telah dicampur dalam beton atau dijadikan batu bata seperti contohnya Bata Hitam Premium Reclea Brick yang sudah cukup terkenal dinyatakan teruji aman untuk dipakai menjadi material bangunan.
Dalam uji leaching test (uji pelindian), material berbasis fly ash menunjukkan bahwa unsur‑unsur logam berat yang terkandung di dalamnya tidak mudah terlepas ke lingkungan setelah terikat dalam matriks semen. Artinya, zat yang dianggap berpotensi berbahaya terkunci secara kimia di dalam struktur material yang telah mengeras.
Beberapa jurnal teknik sipil dan material menyimpulkan bahwa produk konstruksi berbasis fly ash yang telah memenuhi standar teknis tidak menimbulkan risiko terhadap kesehatan penghuni bangunan.
Keunggulan Fly Ash dalam Material Bangunan
Selain dinyatakan aman untuk dijadikan bahan bangunan, fly ash batu bara juga memiliki beberapa manfaat teknis:
1. Meningkatkan Kekuatan Tekan
Fly ash dapat meningkatkan kepadatan dan kekuatan tekan material.
2. Meningkatkan Daya Tahan
Material menjadi lebih tahan terhadap retak dan reaksi kimia tertentu.
3. Lebih Ramah Lingkungan
Mengurangi limbah industri dan pemakaian bahan baku alam baru.
4. Stabil dan Tahan Lama
Struktur material menjadi lebih padat dan kuat dalam jangka panjang.
Pentingnya Standar dan Uji Laboratorium
Keamanan fly ash sangat bergantung pada proses produksi dan standar yang digunakan. Produk berkualitas umumnya telah melalui:
Pengujian ini memastikan bahwa material aman dan layak digunakan dalam bangunan.
Berdasarkan penelitian dan uji laboratorium, material banguan yang terbuat dari fly ash batu bara seperti batu bata(Bata Hitam Premium Reclea Brick) atau beton sesuai standar yang berlaku tergolong aman dan lebih unggul.
Hal terpenting adalah memastikan produk berasal dari produsen yang terpercaya dan telah melalui proses pengujian kualitas yang sesuai standar. Seperti halnya Bata Hitam Premium Reclea Brick yang telah memiliki serangkaian Sertifikat dan penghargaan oleh keunggulan yang dimilikinya.
Bata hitam premium ini termasuk batu bata yang sangat unggul di Indonesia. Bata hitam premium ini juga menjadi pengganti batu bata merah konvensional yang terbuat dari tanah liat dan tidak ramah lingkungan.
Jika kamu ingin membangun rumah, ayo gunakan bahan material yang lebih ramah lingkungan dan lebih unggul seperti Bata Hitam Premium Reclea Brick.
BERANI BERUBAH MENJADI LEBIH BAIK 💪